SYAIR

GAUDENZ
MATAUFUE

Data Kau Sajikan.
Kepada Kami Yg Empunya Tanah.
Berkelit Dengan Lincah.
Bak Tarian Riang Disaat Pesta.
Ratap Lesu, Hak Kami Terabai,
Kau Abaikan,
Kau Diam,
Dalam Diam, Kau Merajut Kongsi,
Teriakan Anak Tanah Kau Anggap Pembangkangan,
Teriakan Anak Tanah Kau Anggap Hinaan.
Benteng Kau Bangun,
Berlindung Diri Seperti Tanpa Cela.
Lalu,
Kepada Siapa Kami Berlindung,
Jika Tuan Tak Lagi Ramah.
Kepada Siapa Kami Mengadu,
Jika Tuan Tak Lagi Peduli.
Tanah Sakral, Tempat Kami Ber-Ritual,
Tempat Kami Mengucap Syukur,
Atas Warisan Penghidupan Sebagai Anak Tanah,
Tidak Lagi Ramah,
Ia Menjadi Bising, Merintih,
Seolah Tidak Rela Dikuasai, Dirusak.

Tanah Kami,
Penyanggah Separuh Napas Bumi,
Tidak Lagi Sakral.
Atas Nama Negara,
Kami Kau Korbankan.
Atas Nama Negara,
Jerit Kami Berujung Jeruji.
Tuan,
Tahu Kah Tuan ??
Tanah Kami Yang Kau Ambil,
Ada Kehidupan Lain Yang Kau Rusak Disana, ?
Kami Mengajak Tuan Pulang,
Pulang Pada Alam,
Dimana Ia Adalah Separuh Hidup Kita.
Kelak, Kita Wariskan Kepada Generasi Berikutnya,
Mata Air Peghidupan,
Bukan Air Mata Ratapan.

#Save_Mangrove.

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © Amau Timor.com. Designed by OddThemes & Distributed by Blogger Templates