Diduga Preman,Wahidin ditodong Pistol Oleh Oknum Polisi


Gambar Ilustrasi: Regional Kompas.com

 Jurnal Amau;- Seorang oknum polisi tak berseragam nekat menodong pistol kearah kepala Wahidin dan mencekiknya lantaran diduga preman untuk melakukan pemalakan terhadap sebuah truk kontainer di Jl.Pangeran Jayakarta no 73 Senin;02/05 subuh.
 
Truk Kontainer yang dikawal polisi tak berseragam itu mengangkut barang milik PT.Star Cargo Ruko nomor 10 dari kota semarang menuju areal Pangeran Jayakarta –Mangga dua.Setibanya di areal  73 dibantu parkir oleh Wahidin dan Security yang bertugas malam Fransiskus De Mau mengingat areal parkir yang sempit.

Dalam melakukan parkir tersebut Wahidin yang adalah karyawan teknisi Pengelola Penghuni Rukan ( PPR ) ini dengan mendekati supir mengingatkan “hati-hati pak awas nabrak cup lampunya “ dengan nada sedang.
Karena kebisingan truk,polisi pengawal truk yang berada diposisi belakang truk mengirah wahidin memintai uang parkir terhadap supir yang hendak melakukan parkir,sehingga disamparin polisi lalu dicekik,dibanting dan menodongnya dengan pistol.

Setelah ditodong,teknisi PPR ini marah-marah dan ingin melanjutkan perkara ke rana hukum.Sambil beradu argumen dengan oknum polisi tersebut akhirnya polisipun kembali meminta maaf kepada Wahidin dan kepada sejumlah security yang bertugas malam.

“ Saya minta maaf ya “ katanya,dipos security.Oknum polisi tersebut kembali bergegas setelah meninggalkan uang 200.000 sebagai uang pengobatan leher wahidin yang sakit dicekik.

Kesalahpahaman ini pun berujung damai tanpa dendam oleh kedua pihak. ( Amau ).

Share this:

Posting Komentar

 
Copyright © Amau Timor.com. Designed by OddThemes & Distributed by Blogger Templates