CERPEN

ARTIKEL

Berita Terkini

RAPAT PLENO HASIL PEMILU 2019,LAMAKNEN SELATAN

21.23.00
•

Pembukaan Rapat Pleno Hasi Rekapitulasi Perhitungan Suara Tingkat PPK Kecamatan Lamaknen Selatan. Foto: Amau
Piebulak; Rabu,24/04/19. Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Tingkat PPK Kecamatan Lamaknen Selatan Dimulai Pukul 10.30 WITA.

Dominikus Bere, Ketua PPK  Kecamatan Lamaknen Selatan,Membuka Acara Rapat Pleno  dilanjutkan dengan pembacaan Tata tertip oleh Anggota PPK Lamaknen Selatan, Marius D.Mau Bele.

Pada pembukaan Rapat Pleno ini dihadiri, Wendelinus Meak, Camat Lamaknen Selatan dan Marius Dominggus Mau Bele ,Sekretaris Camat (Sekcam) Lamaknen Selatan, PPS dan KPPS masing-masing desa, Panitia Pengawas Pemilu tingkat Kecamatan ( Paswascam ), para saksi perorangan maupun saksi partai.

Dalam acara pembukaan berjalan lancar dan dilanjutkan presentasi data Hasil Pemilu oleh PPS masing-masing Desa hingga berakhir esok hari Kamis,25/04/19. 

Waktu sementara bergulir dalam presentase data hasil rekapilutasi PEMILU 2019 hingga selesai pukul 17.00 WITA.



SYAIR

15.07.00
•
GAUDENZ
MATAUFUE

Data Kau Sajikan.
Kepada Kami Yg Empunya Tanah.
Berkelit Dengan Lincah.
Bak Tarian Riang Disaat Pesta.
Ratap Lesu, Hak Kami Terabai,
Kau Abaikan,
Kau Diam,
Dalam Diam, Kau Merajut Kongsi,
Teriakan Anak Tanah Kau Anggap Pembangkangan,
Teriakan Anak Tanah Kau Anggap Hinaan.
Benteng Kau Bangun,
Berlindung Diri Seperti Tanpa Cela.
Lalu,
Kepada Siapa Kami Berlindung,
Jika Tuan Tak Lagi Ramah.
Kepada Siapa Kami Mengadu,
Jika Tuan Tak Lagi Peduli.
Tanah Sakral, Tempat Kami Ber-Ritual,
Tempat Kami Mengucap Syukur,
Atas Warisan Penghidupan Sebagai Anak Tanah,
Tidak Lagi Ramah,
Ia Menjadi Bising, Merintih,
Seolah Tidak Rela Dikuasai, Dirusak.

Tanah Kami,
Penyanggah Separuh Napas Bumi,
Tidak Lagi Sakral.
Atas Nama Negara,
Kami Kau Korbankan.
Atas Nama Negara,
Jerit Kami Berujung Jeruji.
Tuan,
Tahu Kah Tuan ??
Tanah Kami Yang Kau Ambil,
Ada Kehidupan Lain Yang Kau Rusak Disana, ?
Kami Mengajak Tuan Pulang,
Pulang Pada Alam,
Dimana Ia Adalah Separuh Hidup Kita.
Kelak, Kita Wariskan Kepada Generasi Berikutnya,
Mata Air Peghidupan,
Bukan Air Mata Ratapan.

#Save_Mangrove.

MASYARAKAT CERDAS MEMILIH PEMIMPIN YANG BERKUALITAS

15.11.00
•
Kurang lebih 24 hari lagi tepatnya tanggal 17 April 2019 indonesia mencetak sejarah baru, karena serentak akan menggelarkan pesta demokrasi yang pertama kalinya, yaitu Pemilihan Presiden dan wakil presiden, Dewan Perwakilan Daerah [ DPD], Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia [ DPR RI ], Dewan Perwakilan Rakyat Daerah [ DPRD ] Provinsi maupun Kabupaten/kota, ini salah satu rekreasi Politik yang di yakini mampu melahirkan gagasan serta ide untuk mewujudkan kedaulatan rakyat, melalui pesta demokrasi ini masyarakat kembali di uji kecerdasannya untuk menentukan calon pemimpin daerah kedepan. Berharap masyarakat kita sudah tidak bisa di bohongi lagi dengan iming – iming janji belaka, seharusnya sudah pandai – pandai dan bersikap dengan bijak, tentunya masyarakat cerdas sudah bisa membedakan mana calon yang tidak sesuai dengan yang diinginkan.
Persoalan beda pilihan adalah sebuah kewajaran dalam berdemokrasi dan harus saling menghargai satu sama lain, yang perlu diwaspadai yakni ketika perbedaan politik sudah menjadi senjata untuk saling memecah belah kita, akan menimbulkan konflik struktural yang berkepanjangan. Hal ini harus disikapi oleh orang cerdas dalam proses berdemokrasi di Indonesia. Masyarakat yang cerdas harus mampu melihat persoalan diatas, tidak mudah terprovokasi, ada sikap saling membangun dan membutuhkan, jika setelah pesta demokrasi atau pemilihan selesai, masing – masing tim harus kembali hidup rukun seperti sebelumnya, bukan setelah pemilihan yang dulunya akrab, menjadi renggang karena beda pilihan dan mendapat perlakuan politik yang tidak wajar oleh lawan politik dan saling dendam yang berkepanjangan.
Memang sangat dibutuhkan pemikiran yang cerdas, sebab rakyat tidak mungkin memerintah secara langsung. Karena itu diperlukan cara untuk memilih Presiden dan wakil presiden, DPD, DPR­ RI, DPRD Provinsi maupun kabupaten/ kota dalam memerintah suatu wilayah atau daerah bahkan Negara selama jangka waktu tertentu. PILPRES dan PILEG tentu dilaksanakan dengan menganut asas langsung, umum, bebas, rahasia,jujur,dan adil. Melalui asas ini sebenarnya kita bisa mengambil pelajaran yang bermakna sebagai modal awal dalam menyongsong PILPRES dan PILEG yang akan datang. Masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam penyelenggaraan pesta demokrasi seperti pemilihan Umum, karena masyarakat dan pemilu adalah satu kesatuan yang tidak terpisah dimana masyarakat sebagai faktor utama dan sekaligus menjadi penentu sukses dan tidaknya Pemilu.
Pesta demokrasi pada tanggal 17 April 2019 mendatang akan menjadi sejarah baru bagi Negara Indonesia. Dalam proses demokrasi PILEG dan PILPRES harus mengedepankan integritas dalam proses pemilihan umum , agar Badan Legislatif, presiden dan wakil presiden, menjadi fondasi utama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme [ KKN ].
Integritas penyelenggaraan pada semua tahapan PILPRES dan PILEG menjadi hal penting yang harus di perhatikan oleh penyelenggara pemilu yaitu KPU, dan BAWASLU. Kedua lemabaga ini memiliki peran dan tanggungg jawab strategis sekaligus jadi harapan rakyat untuk menghasilkan pemimpin – pemimpin bangsa yang memiliki integritas moral yang baik
Bagi saya, tidak ada alasan untuk tidak bisa menghasilkan proses demokrasi dan hasil penyelenggaraan PEMILU yang tidak hanya demokratis tetapi betul – betul berintegritas dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas. Mengapa demikian, karena saya meyakini bahwa terpilinya Presiden dan wakil presiden, DPR ­ RI, DPD ­ RI, DPRD Provinsi maupun kabupaten/kota, nantinya akan berpengaruh pada birokrasi kedepan. Maka PEMILU 2019 harus digaungkan pada lapisan masyarakat agar masing – masing pasangan calon [ PASLON ] atau individu dan pemilih cerdas dapat menciptakan lingkungan yang kondusif pada PEMILU kali ini.
Kita harus sama – sama meyakini bahwa melalui pemilu ini, bisa membawa perubahan yang baik. Masyarakat menaruh harapan yang besar terhadap Pemilihan PILPRES dan PILEG ini, berharap dengan pemimpin yang baru, masyarakat akan menjadi sejahtera. Maka 17 April 2019 mendatanng siapa yang terpilih dan menjadi pemimpin yang baru, harus meningkatkan pendidikan sehingga masyarakat menjadi pintar dan cerdas dan sejumlah harapan yang lain. Memang segalanya tidak ditentukan melalui PILPRES dan PILEG ini, namun apa yang terjadi di PEMILU ini, yang tidak terkontrol dengan baik nantinya akan memberikan dampak negatif yang sistematik kepada kehidupan kita. Maka dari itu mari kita sama – sama jadikan PILPRES dan PILEG yang berintegritas yang ada di I ndonesia.
Saya lagi tidak menulis bagaimana dan apa saja kriteria pemimpin yang berkualitas itu, karena dari masing – masing sudah bisa mendefinisikan atau mengartikan pemimpin yang berkualitas itu seperti apa. Jika saya uraikan banyak ragam pemikiran disini. Ada yang bilang pemimpin berkualitas itu terbuka, siap menerima saran dan kritik, dapat menjadi panutan, seorang pemimpin yang tidak akan mengekang kebesan orang yang dipimpin, mampu berperan sebagai motivator. Menurut saya, pemimpin yang berkualitas adalah pemimpin yang bisa memecahkan maslah [ problem solver ] dengan baik, bukan justru menjadi sumber permasalahan karena hingga sekarang nyaris tidak punya tokoh yang dapat membawa ini keluar dari krisis multidimensional. Istilah berkualitas dikembangkan dari kata ‘Kualitas’ yang berarti ‘taraf’/ ukuran baik burunya [ keadaan ], yang artinya suatu taraf / ukuran baik buruknya ihwal pemimpin. Menurut Kamus Besar Bahasa indonesia, 1990, [ KBBI 1990 ]. Hanya saja memang perlu menjadi diskusi pajang kita, terkait dengan sosok pemimpin yang kita kedepan. Mengapa? karena pada 17 April 2019 nanti sangat menentukan nasib daerah, lima tahun kedepan dan menjabat menjadi pemimpin bukanlah waktu yang singkat dengan proses yang dilalui, sudah begitu tentu dengan proses tersebut diharapkan kebijakan pemimpin harus pro rakayat, bukan penguatan ekonomi sendiri atau politik oligarki semata.
Sekedar reflekssi, bahwa ditengah ragam permasalahan bangsa dewasa ini kita rindu pemimpin yang kehadiranya dan keteladanannya dirasakan yang tidak menampak jarak yang demikian jauh dari rakyat. Keteladanan yang dimaksud tidak lain dari perbuatan semakin jauh yang dikatakan dengan yang diperbuatkan maka semakin rendah nilai keteladanan.
Tindakan wajar yang dilakukan oleh rakyat jika ingin tahu gaya hidup pemimpinnya, sekedar ingin memastikan apakah sama ketika tampil diatas panggung dengan keseharian.n jangan sampai kualitas pilaku baiknya hanya terlihat ketika ingin meraih simpatisan saja, ingin dinilai pro rakyat, igin dinilai satuan da merakyat dihadapan rakyat, sekali lagi dibutuhkan kecerdasan menilai kepribadian calon pemimpin. Pililah pemimpin yang benar dan amanah untuk masa depan yang ingin anda ciptakan. Tentunya kepemimpinan yang amanah serta benar hanya akan didapatkan dalam sistem yang benar pula.

PRAKTEK POLITIK DAGANG SAPI

10.22.00
•
Foto: Gaudensius Mataufue
Konsistensi berbanding lurus dengan integritas diri,.
Integritas diri pun Harus berbanding Lurus dgn Kata-kata..

Kata-kata dan tindakan Menunjukkan siapa kita sebenarnya, apakah kita konsisten Atau berada dalam Ruang Abu-Abu..

Politisi, Politikus dan sebutan lainnya yg melekat pada diri seorang Pelaku Politik, yang menjadi Dasar utk DIPERCAYAI adalah KOMITMEN AWAL BERPOLITIK, KATA-KATA DAN TINDAKAN..

Cerminan hari ini, Dari sekian banyak Politisi, Kadangkala kita masih menemui satu dan dua orang Politikus dengan Karakter yg tidak MEWARISKAN Nilai2 KONSISTENSI, KOMITMEN DAN INTEGRITAS DIRI kepada Generasi Muda..

Bahwa Politik itu Dinamis, iya Benar,.
Tapi, Dinamisnya Politik Bukan Menjadi Ruang utk "PRAKTEK POLITIK DAGANG SAPI",. Oleh: Denz M Saunoah.

Jelang Pemilu 2019,Bawaslu Belu Gelar Tanda Tangan MoU.

20.51.00
•

Jurnal5online;.Atambua Belu, Jelang PEMILU 2019, Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Belu gelar penanda tanganan MoU Kerja sama pengawasan parstisipatif pada pemilu Legislatif dan pemilu Presiden dan wakil presiden Tahun 2019, bersama para pemuda tingkat Organisasi kemasyarakatan,keagamaan dan kemahasiswaan di Aula Hotel Permata lt.3 Jl.Eltari,Gerbades Atambua,Kabupaten Belu-NTT. Selasa,18/12/18.
Dalam kegiatan ini organisasi kepemudaan yang hadir berkisar 100 orang antara lain, Pemuda Katolik Kabupaten Belu, PMKRI Belu,GMNI Belu,Pramuka dan Pemuda Perbatasan.
Adapun tema kegiatan ini adalah: “Bersama Rakyat Pemilu,Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”.
Dalam sambutannya ketua Bawaslu,Andreas Parera S.Fil pada Pembukaan kegiatan mengatakan kegiatan hari ini merupakan lajutan sosialisasi hari sebelumnya dari Banwaslu bersama-sama organisasi kemasyarakatan mengawasi Pileg dan pilpres.
” Teman-teman peserta yang baru hadir hari ini mungkin merasa agak ganjil karena tidak ikuti rangkaian kegiatan sosialisasi Bawaslu hari kemarin,jadi hari ini merupakan lanjutan bersama Ormas-ormas yg lain”.
Lanjut kegiatan hari ini pembekalan materi dan diskusi disampaikan oleh Andreas Parera tentang pengawasan pemilu pada Kampaye.
Tengah diskusi pukul 11.40 Sekretaris Daerah (Sekda) Belu Drs.Petrus Bere hadir dengan pakaian kemaja putih untuk menyampaikan materi tentang Peranan Pemerintah dan Ormas dalam Pemilu.
Akhir penyampaian materinya Petrus Bere berpesan untuk menjadi pemilih yang rasional dan membantu Bawaslu untuk menciptakan Pemilu di Belu yang damai dan kondusif.
“Mari kita sama-sama Bawaslu dan Ormas mengawasi pemilu yang damai,adil dan menjadi masyarakat pemilih yang rasional”.Ajaknya 18/12/18.
Selesai penyampian materi, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 9.00 Wita itu berakhir pukul 12.00 Wita dan dilanjutkan dengan aksi penandatanganan MoU.
Amau.

02.15.00
•
PAGELARAN BUDAYA DESA LAMAKSENULU,KECAMATAN LAMAKNEN,KABUPATEN BELU-NTT

PMKRI DAN GMNI BELU GELAR AUDIENCE TERKAIT PENEMBAKAN DUA WARGA BELU OLEH ANGGOTA POLISI

19.05.00
•
Jurnal5online.Rabu,24/10/18.
PMKRI dan GMNI Belu,Kembali gelar Audience terkait kasus penembakan peluru menyasar ke 2 orang warga Kabupaten Belu-NTT yang mengakibatkan korban luka  serius pada sabtu lalu.

Kedatangan PMKRI dan GMNI di terima oleh Kasat Intelkam Polres Belu, AKP Didit Wahyu Agustyawan.SH  dan
Waka Polres Belu  Komandan Polisi satu (KOMPOL I) Ketut Perten pada pukul 11.00 WITA di ruang kerja Wakapolres Belu.

Peserta audience berjumlah 7 orang masing-masing 4 orang dari PMKRI Belu dan 3 orang dari GMNI Belu antara lain:
Ketua PMKRI Ferdinandus Nai Aki, Sekjend: Oktofianus Tefa,Wakil presidium Pengembangan Organisasi: Agustinus Neno dan Senior PMKRI, Heribertus Mali sedangkan Untuk GMNI yang hadir antara lain:
Ketua: Hendrianus A.Modo
Kabit PPO: Alexander Kollo.

Dalam audiensi itu berlangsung santai dan saling mendengar pendapat antara kelompok cipayung dan wakapolres.

Ketika audience sedang berlangsung ketua  PMKRI Belu,Ferdinandus Nai Aki bertanya terkait sejauh mana penanganan kasus Penembakan yg dilakukan oleh oknum Anggota kepolisian Resort Belu yang terjadi pada pekan lalu.

"Maksud dan tujuan kedatangan kami pak, kami ingin bertanya tentang sejauh mana perkembangan penanganan kasus penembakan pada pekan lalu"

Kemudian pertanyaan diutarakan lagi oleh ketua GMNI,Hendrianus A.Modo tentang bagaimana proses penanganan pelaku.

"Proses penanganan kasus ini bagaimana pak,mungkin bapak bisa menjelaskan supaya masyarakat bisa tau", tanya Hendri,Ketua GMNI.

Menjawab Pertanyaan, Wakapolres  menjelaskan  kasus tersebut sudah ditangani oleh pihak kepolisian dan pelakunya sudah diserakan kepada PROPAM untuk di proses sesuai aturan yang berlaku.

" kasus ini sudah ditangani oleh pihak kami dan korbannya pun kami sudah melakukan penanganan khusus  di ruang rawat VIP" papar wakapolres Komandan Polisi ( KOMPOL) I Ketut Perten.

Lanjut dia menjelaskan pelaku yang sedang dalam proses penyelidikan saat ini oleh  Provost Pasukan Pengamanan Anggota Militer (PROPAM).

" lalu  terkait pelaku juga sudah di tangani oleh PROPAM dan hasilnya juga akan kami umumkan nanti artinya anggota kami benar-benar sedang menjalani proses pemeriksaan melalui tahapan-tahapan jika benar menemukan kesalahan dalam penggunaan Senjata api maka akan ditindak tegas dari pihak kami",kata dia.

"Proses berlanjut sementara ini masi dalam tahapan penyelidikan berdasarkan TKP karena untuk saat ini pihak kepolisian mau minta keterangan pihak korban tapi mereka sementara dalam perawatan sehingga tahap penyelidikannya kami masih menunggu pihak korban." Jelas wakapolres saat audiensi berlangsung.

Dalam surat audience yang dikirim kelompok cipayung tersebut diatas pada satu hari sebelumnya ditujukan kepada Kapolres Belu namun KAPOLRES tdk berada di tempat sehingga kelompok cipayung itu diterima oleh Kasat intel dan Wakapolres Belu-NTT.

Kegiatan diskusi pun selesai pada pukul 12:30 WITA.


Amau.

DOOR TO DOOR PMKRI ATAMBUA GALANG DANA UNTUK KORBAN GEMPA SULAWESI TENGAH

05.32.00
•
Foto: Istimewah

Atambua._ Jumat;05/10/18. Lanjut galang dana hari kedua PMKRI Cabang Atambua, St Yohanes Paulus II menyusuri kota Atambua dari rumah ke rumah atau door to door untuk korban gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah.
Dalam aksi galang dana ini dipimpin oleh Ortencio do Carmo selaku ketua presidium Gerakan Kemasyarakatan (Germas) sebagai kordinator lapangan pada hari Jumat;05/10/18.
Ortencio, mahasiswa semester 7 pada salah satu Perguruan Tinggi di kota Atambua tersebut menjelaskan rute penggalangan dana dari kelurahan Manu Aman menuju Kelurahan Rinbesi dan berakhir di Kelurahan Fatubenao Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu-Nusa Tenggara Timur.
“Kami galang dana mulai dari kelurahan Manu Aman, Kelurahan Rinbesi terakhir di Fatubenao” imbuhnya.
Sementara itu Ketua PMKRI Cabang Atambua Ferdinadus Nai Aki, dalam orasinya mengajak serluruh warga Kota Atambua untuk turut serta berpartisipasi dalam memberikan bantuan sukarela untuk korban gempa di Palu, Sulawesi Tengah.
Ferdi juga menyampaikan hasil penggalangan dana akan dilakukan transparansi kepada masyarakat kabupaten Belu melalui siaran Pers di sekretariat PMKRI Cabang Atambua.
” Partisipasi bantuan bapak/ibu merupakan doa dan penguatan bagi saudara/i kita korban gempa di Sulawesi Tengah dan hasil dari galang dana ini akan kami siarkan melalui media” tukasnya saat menemui warga door to door.
Ketika mendatangi warga, Salah seorang warga kelurahan Manu Aman, Ina Mery (40) mengatakan “turut prihatin” saat memberikan sumbangan sukarela kepada panitia aksi secara tak tanggung-tanggung.
Saat itu juga ia memberikan Rp.50.000 padahal terlihat wanita parubaya yang hidupnya bisa dibilang kurang mampu.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan sejumlah anggota PMKRI itu berjalan lancar dan damai hingga selesai malam hari pukul 19.00 WITA.
Laporan: Blasius Mau Bere




PMKRI ATAMBUA PEDULI GEMPA SULAWESI TENGAH

08.50.00
•
Foto: Istimewa
 Ketua Presidium dan Sejumlah Anggota PMKRI Cab.Atambua St.Yohanes Paulus II,Sedang mejalankan kotak amal untuk korban gempa Palu Sulawesi Tengah.



Sejumlah anggota Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Atambua st.Yohanes Paulus II, gelar aksi galang dana di kota Atambua, Kabupaten Belu - NTT. Kamis,04/10/18.

Kegiatan galang dana ini berlangsung sore, mulai pukul 15.00 hingga 19.15 WITA di dua titik pusat perbelanjaan kota Atambua yaitu Pasar Baru dan Pasar Senggol, kelurahan Beirafu, Kecamatan Atambua Barat.

Ketua presidium PMKRI Cab.Atambua, Ferdinandus Nai Aki mengatakan, kegiatan galang dana ini sebagai bentuk rasa senasib dan solidaritas yang dialami oleh korban gempa dan tsunami di Palu serta Donggala Sulawesi Tengah, 28 September 2018 lalu.

" Kegiatan ini kami lakukan kerena merasa senasib dan rasa solidaritas untuk saudara-saudari kita korban gempa di Palu," paparnya, Kamis, 04/10/18 saat dikonfirmasi media.

Selanjutnya, hasil penggalangan dana akan didistribusikan ke Pengurus Pusat PMKRI via rekening Bank Mandiri: 021-00-0564977-9.

Sungguh prihatin gempa dan tsunami yang menerjang kota Palu dan donggala, Sulawesi Tengah pekan lalu hingga menewaskan ribuan korban jiwa baik yang luka-luka maupun korban meninggal.

Kegiatan evakuasi pun masih terus dilakukan oleh petugas dan bantuan-bantuan juga masi terus bergulir dari berbagai pihak,termasuk bantuan dalam bentuk transportasi udara dari negara-negara sahabat seperti; Singapura,USA,Australia,Turki,dan masih banyak negara lainya dalam bentuk kebutuhan makanan pokok serta uang.

Update terkini menurut catatan BNPB, korban gempa palu bermagnitudo 7,4 tersebut 1407 meninggal, korban luka berat sebanyak 2459 jiwa, 113 dilaporkan hilang,157 orang tertimbun tanah atau reruntuhan bangunan.

Laporan: Blasius Mau Bere.

Refleksi dari dinamika sosial kontroversi UU MD3

05.24.00
•
Kontraversi menolak UU MD3, PMKRI dan GMNI cabang Atambua gelar Aksi Jilid II berujung anarkis, Kamis; 22/03/2018.

Dalam aksi tersebut, masa aksi mengacak ruang sidang DPRD Kabupaten Belu dan mengeluarkan kursi anggota dewan dari dalam gedung hingga diluar jalan raya.

Ketua PMKRI, Remigius Bere mengatakan, tindakan tersebut dilakukan agar memberikan efek jerah kepada anggota dewan sebagai wakil rakyat dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Biar mereka mata terang" paparnya melalui pesan Whatsapp.  Sabtu,24/03/2018.

Sampai berita ini diturunkan,belum ada tindak lanjut terkait aksi tersebut namun menjadi buah bibir kalangan anggota DPRD Kabupaten Belu itu sendiri.

Sebagai Senior PMKRI Cabang Atambua, Pance Manek menilai 3 poin yakni:

1. Belum ada manajemen yang lebih terorganisir dan lebih baik ketika refleksi aksi jilid 1.

2. Dinamika digenjot sedemikian rupa lepas dari ruang kontrol pengunjuk rasa itu sendiri.

3. Ruang komunikasi belum terjembatani antar OKP, sehingga masing-masing melangkahi spirit perjuangannya.

Melalui pesan Whatshapp, Pance Manek menyampaikan kesimpulan sebagai berikut:

REFLEKSI DARI DINAMIKA SOSIAL KONTRAVERSI UU MD3.

Ketika Ahok dizolimi karena kontrofersi penistaan agama, kita bakar lilin.
Ketika TKI teraniaya, kita bakar lilin.
Ketika tolak UU MD3, kita betul teriak tapi anarkis, maaf, tapi apakah kita merasa tidak digerakan oleh kekuatan terselubung dari antek politik? Presiden pejabat politik, DPR juga. Ketika mereka bersilat lidah dan pulpen, mengapa kita bersilat dengan api kesal dan kursi. Ini memang penetapan tapi nuansanya politik. Lawanlah dengan telaah hukum, telaah intelektualitas. Emosional bukan  benang merahnya. Hukum mampu mengalahkan. Unjuk rasa kita diatur undang-undang. Harafiahnya unjuk rasa artinya unjuk perasaan tak adil terjajah, unjuk aksi ke arah anarkis karena kesal bisa arahnya ke pidana, yang kita lawan dengan aksi adalah aksi oknum politik nakal, aksi menimbulkan ketidakadilan. Jika mereka pakai lidah kitapun juga, mereka pakai kertas dan bulpen kitapun juga. Dewasa dalam menentukan langkah dan posisi yang mencerminkan spirit pawai organisasi. Semoga juga bukan paralelisasi panas-panasan demo terpanas. Mungkin juga tak apa jika membantu staf cleaning service gedung DPR jemur-jemur  kursi🤣. Seriusnya kita bantu, mungkin gabus kursinya kurang, ditambal, cat kursinya pudar kita cat tambah, simbolis memang tapi bisa beri makna. Sekalian bisa kasih kain selubung warna ungu seperti kita selubungi Tuhan kita sesuai makna Prapaskah. Kursi itu, dia ada disitu dari cucuran keringat rakyat. Kursi itu juga sasaran dibanting-banting ketika katanya mereka ribut urus rakyat, padahal belum tentu juga. Kursi itu juga korban seperti kita. Keluarkan orangnya bukan kursinya, yang penting orang itu bersalah, bukan mengadili yang tidak bersalah dengan
Foto: Pance Manek
membebaskan yang bersalah (bdk. problem solving pilatus pada perkara Tuhan Yesus). Semoga ada refleksi aksi kedepannya untuk memperbaiki gerak perjuangan kita.

Pro Ecclesia et Patria!!!

#sudut_komputer
#peduli_ROSA
#save_Prapaskah
#Pance Manek.

MENGAPA MENOLAK AGAMA?

02.00.00
•
REDEMTUS KONO.S.FIL

SEUSAI makan siang hari ini, saya tiba-tiba bersemangat membaca sebuah buku berjudul Objectivity, Relativism, and Truth: Philosophical Papers, Volume 1 (Cambridge: Cambridge University Press, 1991). Penulisnya adalah seorang penulis dan teoretisi pragmatisme Amerika Serikat, Richard Rorty (meninggal 2007).

Terdapat beberapa pokok penting dibahas dalam buku ini. Namun, salah satu pokok penting yang menarik perhatian saya adalah kritiknya terhadap idolatria agama dan bagaimana ia menempatkan agama dalam konteks zaman ini. Pokok ini coba saya bagikan di status ini. Kiranya bermanfaat...

Dalam artikelnya berjudul "The Priority of Democracy", Rorty mengutip pendapat dari Thomas Jefferson, yakni bahwa: “kita tidak akan melukai tetangga (kita) dengan mengatakan bahwa ada dua puluh Tuhan atau tidak ada Tuhan” (hlm. 25)  Artinya, pertanyaan tentang agama adalah wilayah privat. Ketika ditempatkan pada wilayah privat, maka agama tidak relevan dengan kehidupan publik. Agama hanya diperlukan orang untuk mencari "kesempurnaan diri " (search for perfection) dan pematangan diri, bukan untuk "kebijakan publik" (public policy). Agama tidak relevan dengan kepentingan publik, karena kehidupan publik membutuhkan karakter-karakter dan ciri khas yang bertentangan dengan agama.

Contohnya, bagi Rorty, agama dapat rentan terhadap pembenaran ideologis. Agama dapat mewartakan apa yang disebutnya kebenaran-kebenaran, dan sifatnya mutlak. Demi apa yang dianggap benar, orang dapat berdarah-darah, ataupun menewaskan dirinya sendiri di atas altar pembenaran ideologis. Sifat ideologis ini akan memaksakan klaim kepongahan agama sebagai satu-satunya rujukan bagi hidup bersama. Agama menawan kebebasan manusia, yang sebenarnya sangat dibutuhkan untuk menciptakan solidaritas.

Memang terdengar ekstrem, ketika Rorty secara terang-terang menolak agama. Menurutnya, agama tidak memiliki tujuan praktis, karena menjauhkan manusia dari sekitar kesehariannya. Orientasi pada Tuhan atau Kekuatan yang Tak Tampak membuat manusia tidak menyelesaikan (mungkin melupakan) persoalan-persoalan di sekitarnya.

Mungkin baik saya berikan satu perkataan Rorty yang saya terjemahkan: "Dari sudut pandang ini, Socrates berbalik dari para dewa, Kekristenan berbalik dari Pencipta yang Mahakuasa kepada orang yang menderita di Kayu Salib, dan para pemikir aliran Bacon beralih dari ilmu pengetahuan sebagai kontemplasi kebenaran abadi kepada sains sebagai instrumen kemajuan sosial" (hlm.33). Daripada bersibuk menyembah Tuhan, lebih baik orang membantu yang lain, mengeluarkannya dari penderitaan, ataupun kegiatan sosial lainnya. Pemujaan Tuhan menjadi ideologis, karena berujung pada kekerasan.

Mungkin kritik ini sangat menohok. Tetapi menurut saya ada benarnya. Konteks zaman ini menunjukkan bahwa terdapat orang-orang yang sibuk menyembah/mengelukan nama Tuhan, tetapi laku pikir, kata, dan tindaknya mencerminkan kekerasan, penghinaan, ataupun ujaran kebencian. Nama Tuhan seringkali dipakai sebagai alasan untuk membunuh, ataupun digunakan demi kepentingan politik, ataupun segelintir orang. Orang menjadi semakin membenci satu sama lain ketika melangkah keluar dari tempat-tempat ibadah. Kasih berusaha dilucuti dari agama-agama!!!

Namun, Indonesia berbeda dengan Rorty yang sama sekali menolak agama. Dalam konteks Pancasila, Indonesia menolak penempatan agama pada wilayah pribadi (privat). Namun, yang dimasud Pancasila bukanlah agama yang mempunyai otoritas sakral untuk mengatur dan mencampuri moralitas privat warganya. Ketuhanan dalam Pancasila menjadi dasar perjuangan bagi sila-sila yang lainnya. Di dalam Pancasila, bangsa mempunyai landasan moral, yakni moralitas ketuhanan.  Dengan demikian, Pancasila tidaklah menghendaki adanya negara agama yang menjadikan agama tertentu menjadi agama negara. Indonesia bukanlah negara agama dan bukan pula negara sekuler. Pancasila mempertemukan pelbagai agama di Nusantara ini dalam satu tekad kolektif untuk memperjuangkan kemaslahatan bangsa dalam moralitas ketuhanan.

Dengan demikian, sila pertama Pancasila mengambil jarak dari sekularisasi Eropa yang melahirkan sekularisme, yakni pemisahan radikal antara agama dan negara. Pancasila berbeda dengan tesis Rorty yang mendukung peminggiran agama, sebagai yang tidak penting dan relevan bagi publik (warga Negara). Moralitas ketuhanan dalam Pancasila menegaskan bahwa agama dapat memasuki ruang publik sebagai dasar moral bagi perjuangan bangsa.

Tetapi baiklah. Mungkin tamparan Rorty dapat membuat kita beragama secara dewasa. Bahwa Tuhan tidak perlu dibela. Bahwa agama seharusnya menyampaikan kasih kepada siapa saja, sebagaimana Kasih Tuhan yang tidak pernah terbatas.

Profil Blasius Mau Bere

23.56.00
•
Nama        : Blasius Mau Bere S.Sos
Panggilan : Amau
TTL            : Builalu,03 Februari 1987
Agama       : Katolik
Warga Neg: WNI
Asal            : Desa Lamaksenulu, Kec.Lamaknen,Kab.Belu-Nusa Tenggara Timur.

Riwayat Pendidikan:
1.SD Inpres Builalu,1996-2002 (Tamat)
2.SMP Negeri 1 Atambua,2002-2004 (Tamat)
3.SMK Negeri 1 Atambua,Prodi Adm.Perkantoran, 2004-2007 (Tamat)
4. STISIP Fajar Timur Atambua,Prodi Adm.Negara 2010-2012 ( Tidak Tamat)
5.Universitas Bung Karno,Prodi Ilmu Komunikasi (S1),Konsentrasi Ilmu Jurnalistik, 2013-2017 (Tamat)

Pendidikan Ekstra & Pengalaman Organisasi.
1.Sekolah Demokrasi Belu 2012
2.Anggota PMKRI cab.Atambua St.Yohanes Paulus II.2010-skrg
3.Sekum Lembaga Pers Mahasiswa Marhaen Univ.Bung Karno 2013-2016
4.Ketua BEM FISIP UBK Periode 2015-2016
5.SekJend. Persatuan Mahasiswa Timor Jakarta (PMTJ) periode 2016-2017
6.Ketua Persatuan Mahasiswa Timor Jakarta (PMTJ) 2018.

Moto: Jalani Hidup Apa Adanya,lebih mengutamakan masa depan.

Perkembangan baru di tanah air, ada "PERSEKUSI"

13.45.00
•
Apa itu persekusi?

PERSEKUSI (Perburuan Manusia untuk Dihakimi Semena-Mena) - Crime against Humanity (Kejahatan Kemanusiaan)

Jadi, kalau ada yang datang memaksa masuk ke rumah atau kantor yang merupakan wilayah privat (melanggar KUHP Pasal 167 ayat 1 tentang masuk pekarangan orang lain: pidana penjara 9 bulan), dan kemudian memaksa untuk menandatangani pernyataan maaf (melanggar KUHP Pasal 335 ayat 1 butir 1 tentang perbuatan tidak menyenangkan: pidana penjara 1 tahun) dan jika menolak maka akan membawa paksa target ke kantor polisi di luar kehendak yang bersangkutan (melanggar KUHP Pasal 333 ayat (1) tentang penculikan: pidana penjara 8 tahun) dengan alasan karena si target dianggap telah melakukan penghinaan agama. (Pasal 156a: pidana penjara 5 tahun).

Beruntung, Indonesia masih belum mengadopsi Statuta Konvensi Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Padahal, kalau sudah, maka individu (tidak hanya negara) pelaku persekusi atau perburuan manusia yang disertai latar belakang kejahatan kemanusiaan, genosida atau kejahatan perang dapat juga sekalian dihadapkan ke Pengadilan Kriminal Internasional di Den Hague untuk dikurung seumur hidup di Belanda.

Pasal 167 ayat (1) KUHP:
"Diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak tiga ratus rupiah, barang siapa memaksa masuk ke dalam rumah, ruangan atau pekarangan tertutup yang dipakai orang lain dengan melawan hukum atau berada di situ dengan melawan hukum, dan atas permintaan yang berhak atau suruhannya tidak pergi dengan segera, diancam dengan pidana penjara paling lima sembilan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.”

Pasal 335 ayat (1) butir (1) KUHP:
“Barang siapa secara melawan hukum memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan, atau dengan memakai ancaman kekerasan baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain.”

Pasal 333 KUHP ayat (1):
”Barangsiapa dengan sengaja dan melawan hukum merampas kemerdekaan seseorang atau meneruskan perampasan kemerdekaan yang demikian, diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun”.

Pasal 7 ayat (1) (h):
“Persecution against any identifiable group or collectivity on political, racial, national, ethnic, cultural, religious, gender . . . or other grounds that are universally recognized as impermissible under international law” as a crime against humanity
Terjemahan: "Persekusi terhadap sekelompok orang berdasarkan identitas politik, ras, kewarganegaraan, suku, agama, jender...atau alasan lainnya yang diakui secara luas tidak dapat dibenarkan berdasarkan hukum internasional" sebagai kejahatan kemanusiaan.

Semoga bermanfaat.
Terimakasih.

Pencarian dan tulisan oleh Handika Febrian-Lawfirm
Handik

Intoleran: Jangan Mau di Adu Domba

12.52.00
•
Melihat isu terkini toleransi antar umat beragama mulai terkikis oleh arus politisasi DKI Jakarta yang kian memanaskan situasi belakangan ini. Maka perlu di formulasikan kekuatan bangsa dalam empat pilar kebangsaan yaitu PANCASILA, Undang-Undang Dasar 1945, Semboyan Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Setiap elemen bangsa harus memegang teguh dan wajib menghayati Empat Pilar bangsa tersebut, selama ini sosialisasi Empat pilar hanya dilakukan oleh Anggota DPR dan MPR padahal seharusnya seluruh elemen pemerintah di pusat dan daerah, para guru di seluruh Indonesia, aparat TNI/Polri para pemuka agama,tokoh masyarakat dan figure public ikut serta aktif menggelorakan Empat pilar sehingga setiap anak bangsa dapat mengamalkan dalam diri masing-masing. Empat pilar ini harus menjadi landasan kita dalam menjaga kesatuan republic Indonesia yang amat beragam ini, kurangnya penghayatan 4 pilar ini sehingga timbul sikap intoleransi diantara bangsa kita sendiri, menurut saya ketika kita benar-benar menghayati dan mengamalkan 4 pilar ini, paham radikalisme tidak akan tumbuh dan tidak akan terjadi sikap intoleran diantara umat beragama seperti yang kita rasakan sekarang. Toh,semuanya ini adalah warisan dari leluhur kita yang harus ditanamkan dalam diri kita.
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk dengan suku bangsa yang berbeda,bangsa yang majemuk adalah bangsa yang besar, Oleh karena itu mari kita saling menjaga dan  mengajak satu sama lain untuk membuka hati dan pikiran kita segenap bangsa Indonesia untuk kembali menelitik masa lalu pada semboyan kita BHINEKA TUNGGAL IKA, Walupun berbeda-beda tetapi tetap satu Jua dan harus mengedepankan semangat toleransi, tenggang rasa, persatuan dan kesatuan,patriotisme dan nasionalisme yang selalu dikemas dengan semangat GOTONG ROYONG, bukan malah merusak.
Heeeyyy......,anak-anak bangsa hindari paham radikalisme,dan intoleran jangan mau diadu domba oleh kepentingan segelintir kelopok.
NKRI Harga mati…………
Salam persatuan......# AMAU

Djarot Hadiri Pengajian Di Taman Radio Dalam VII Kebayoran Baru.

21.45.00
•



Djarot Saiful Hidayat menggelar Pengajian bersama warga  Taman Radio Dalam VII Nomor 36 RT.13.RW.01.Kebayoran Baru Jakarta Selatan.Selasa(06/12).

Dalam pengajian tersebut dihadiri Kurang lebih 50 an warga Radio Dalam Kebayoran Baru.
Djarot mengatakan tujuan dari pada pengajian tersebut adalah untuk menampung aspirasi dan persoalan-persoalan  dari masyarakat sekitar.

“ Jadi sekali lagi saya katakan,tujuan kita disini ingin menampung aspirasi dan persoalan-persoalan dari warga.”katanya.

Sementara itu,Tuti Soekarno(40) ketua pelaksana pengajian mengatakan kegiatan pengajian ini akan dilaksanakan setiap hari selasa dan jumat.

Tuti juga mengajak warga sekitar untuk ikut dalam kegiatan tersebut setiap hari jumat dan selasa kepada warga sekitar.

“Jadi Kegiatan ini akan kita laksanakan setiap hari selasa dan jumat,bagi warga yang ingin ikut dipersilahkan saja.”katanya kepada awak media saat diwawancarai.
Selain itu,Tuti juga mengatakan dengan kegiatan pengajian ini akan membantu kampanye dan menampung aspirasi dari pasangan calon gubernur Basuki Djahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat alias Ahok-Djarot.

Setelah 2 jam kemudian  kegiatan pengajian itu berlangsung,Calon wakil Gubernur nomor urut 2 tersebut langsung meninggalkan tempat dan kembali ke markas kampanye rumah lembang yang terletak di Jl.Menteng-Jakarta Pusat.

LPJ BEM FISIP UBK Periode 2015/2016

11.02.00
•


LPJ
LAPORAN PERTANGGUNG JAWABAN



BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS BUNG KARNO
PERIODE
2015-2016







I.  PENDAHULUAN

“Berikan aku sepuluh pemuda maka aku akan guncangkan dunia”-Bung Karno
“ Berikan kami kesempatan, maka kami akan perjuangkan amanat penderitaan rakyat ’’-Amau

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.
Salam sejahtera,Shalom,Ohm Siastu Ohm.

Hidup mahasiswa …‼!
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan rahmatNya dan segala tuntunanNya kita selalu senantiasa diberi napas kehidupan,kesehatan dan kesempatan untuk berziarah di dunia sesuai kehendakNya.
Kehidupan adalah roda berputar yang silih berganti masa seolah memberikan kesempatan kepada setiap orang dan setiap orang memiliki masa kemudian setiap masa memiliki orang untuk melakukan sebuah perubahan. Kesuksesan bukanlah sesuatu yang diperoleh secara spontan, akan tetapi kesuksesan merupakan sesuatu yang diperoleh dengan penuh pengorbanan dan perjuangan. Sudah merupakan sesuatu yang alami bahwa setiap perjuangan akan menghadapi rintangan. Alangkah mulianya tatkala kita mampu mengambil setiap kesempatan dan mengubahnya menjadi sebuah kebaikan. Komunikasi dan kerja sama yang baik bisa menjadi kunci bagi setiap permasalahan yang ada.
Sungguh merupakan suatu kehormatan yang tak mampu terucapkan ketika saya mendapatkan amanah untuk menjalankan roda kepemimpinan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Bung Karno (BEM FISIP UBK) periode 2015-2016. Amanah yang menuntut kami untuk memberikan kontribusi dan totalitas perjuangan tanpa batas, memberikan seluruh jiwa, raga, dan harta selama perjalanan selama kurang lebih 1 tahun masa pengabdian di BEM FISIP UBK. Tentu ini merupakan suatu upaya untuk mengabdi bagi kemajuan kampus UBK dan sebagai bentuk komitmen bersama berjuang menegakkan keadilan dan keidealan.
Keberadaan mahasiswa di lembaga intra kampus merupakan sebuah kesempatan diri untuk berekspresi, berapresiasi dan berkontribusi dalam seluruh lingkup potensi yang dimiliki. Sebuah keuntungan yang luar biasa jika selama bergelut didalamnya kita mampu mengenali jati diri, passion, dan konsep diri kita serta menempa itu semua dan menjadi pribadi yang berkarakter kepemimpinan yang memiliki wawasan lingkungan. Seperti dalam sebuah cerita film pendek bahwa “IPK yang tinggi hanya mengantarkanmu pada wawancara kerja.Soft skills dan  Leadershiplah yang akan mengantarkanmu pada masa depan.”
Bantuan dan dukungan yang diberikan oleh seluruh elemen dan lapisan masyarakat di kampus FISIP UBK selama masa bakti ini akhirnya menjadikan saya semakin yakin bahwa saya tidaklah seorang diri dalam garis perjuangan ini. Walaupun terdapat banyak hambatan, aral melintang, dan karang terjal yang menyulitkan langkah kami dalam menunaikan amanah ini, namun dengan kerja keras dan kerja ikhlas akhirnya semua itu tetap bisa dilewati. Senyum, canda, tawa, tangis dan konflik yang terjadi di dalam keseharian kepengurusan BEM FISIP UBK  periode 2015-2016, itu semua adalah bumbu manis kami dalam menjalani garis perjuangan dan yang akan selalu dikenang di sepanjang usia, hingga saat menutup mata. Kenangan yang kelak akan diceritakan kepada anak, cucu, sanak saudara dan handai taulan. Kenangan yang nantinya akan masing-masing sampaikan kepada orang-orang tersayang, bahwa kami pernah memiliki orang-orang hebat yang berada disamping kami. Tidak berada dibelakang atau didepan kami, tetapi mereka bersama-sama dengan kami menjalankan amanah ini tanpa pamrih dan rasa lelah. Karena kami percaya, bahwa perjuangan memang tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Namun ini adalah sebuah jalan panjang yang kelak akan membawa kita untuk menuju 2 buah pilihan: merasakan panasnya api neraka atau mencium wanginya syurga.Mereka adalah yang tersusun dalam kabinet pengurus harian BEM FISIP UBK yang terlampir pada halaman belakang dalam LPJ ini.
Laporan pertanggungjawaban ini dibuat sebagai bentuk pelunasan terhadap amanah publik yang kami emban sekaligus merupakan bukti catatan sebuah perjalanan kepengurusan selama masa bakti kami yang dikemudian hari, catatan ini bisa digunakan sebagai pembanding bagi perjalanan kelembagaan di masa-masa selanjutnya, perjalanan pengabdian dan kontribusi di BEM FISIP UBK.
Generasi demi generasi akan tetap terus berganti karena itu adalah sebuah keniscayaan. Inilah yang akan menjadi titik perubahan dimana fungsi-fungsi kemanfaatan dan reposisi peranan akan terjadi mengikuti semangat pergantian yang ada. Berkembang menuju sistem dan kultur yang ideal, agar mampu berkembang secara dinamis dan berinteraksi secara faktual menghadapi kondisi yang terus berubah.
Semoga di masa yang akan datang kampus FISIP UBK  mampu menjadi kampus yang kondisi kultural dan kemahasiswaannya mampu menjadi acuan bagi kampus-kampus lain. Bertambah maju dan mapan menghadapi tantangan zaman yang akan terus berkembang. Dan harapan besar kami adalah agar Laporan Pertanggungjawaban ini mampu menjadi salah satu dari sekian banyak refrensi sejarah, yakni sebagai bagian dari catatan perjalanan bagi rangkaian perubahan peradaban.

II.    IDEALITA
Kepengurusan BEM FISIP UBK dimulai terhitung sejak tanggal 10 Mei 2015 lalu, hari dimana Pelantikan Pengurus BEM FISIP UBK dilaksanakan.. Bukan hanya karena itu adalah judul tagline kami masing-masing ketika masa kampanye, tetapi lebih dari itu. Tersimpan cita-cita mulia dan makna tersirat terkandung didalamnya. Kepengurusan dan Program kerja merupakan harapan sekaligus komitmen kami untuk menciptakan BEM FISIP UBK yang mampu menjadi wujud kebersatuan segala macam aspek kehidupan di kampus yang saling bersinergi, saling melengkapi dan saling menyempurnakan. Walaupun berbeda ranah pergerakan antar lembaga kemahasiswaan tetapi tetap satu cita-cita, yaitu menciptakan FISIP UBK yang bersatu.
Demi mewujudkan cita-cita mulia tersebut, maka bersepakat membuat visi misi yang menjadi landasan dan konsep perencanaan kami dalam bergerak, yakni:
 VISI DAN MISI:

VISI   : Mewujudkan BEM FISIP UBK yang aspiratif,berkualitas dan independen.
MISI  :
Ø  Memfasilitasi dalam pengembangan bakat dan minat
Ø  Rensponsif terhadap isu-isu yang berkembang baik eksternal maupun internal kampus khususnya di FISIP-UBK
Ø  Mempererat rasa kekeluargaan dan kerja sama baik eksternal maupun internal kampus.

Satu hal yang kami sadari dari awal ketika menerima amanah ini adalah kami tidak bisa bergerak seorang diri. Kami membutuhkan orang-orang terpercaya yang memiliki kapasitas dan kapabilitas mumpuni untuk bersama-sama mengemban amanah ini. Mereka adalah Pengurus Harian BEM FISIP UBK. Keluarga kami dalam langkah perjuangan ini yang mampu meringankan amanah dipundak kami. Mereka berasal dari latar belakang, kalangan, dan golongan yang berbeda.Tiga puluh orang yang telah berkomitmen untuk bahu-membahu bersama kami dalam kesusahan dan kesenangan di jalan perjuangan ini dan berikrar untuk mewujudkan cita-cita mulia “Solidaritas Mahasiswa” di BEM FISIP UBK. Tiga pulu orang tersebut adalah:
 Ketua BEM                : Blasius Mau Bere                             ( 1101130004)
Wakil Ketua              : Karen Josephine Bakarbessy                      ( 1101140044 )
Sekretaris                  : Mia Amelia                                       ( 1101130064 )
Bendahara Kabinet    : Witri Widia                                      ( 1101140009 )
                                     
 DEPARTEMEN-DEPARTEMEN

I.Departemen Keorganisasian
  Koordinator : Vildorius Rato                                                          ( 1101130071 )

·         Divisi Kaderisasi
1.      Raden Febrian Nugraha                                                    ( 1101130045 )
2.      Adinda Josina                                                                  ( 1101140009 )


·         Divisi Humas dan Advokasi
  1. Elly Agustina                                                              ( 1101130020 )
  2.Geraldie Soe                                                                ( 1101140005 )

·         Divisi Kesekretariatan
1.      Marselinus Kalis                                                               ( 1101130003 )
2.      Muhamad Noviferdyansha.                                                          ( 1101130056 )

II.Departemen Apresiasi Seni  Budaya ( ASBU ) dan Olahraga
   Koordinator : Pebby Adelia                                                            ( 1101130001 )

1.       Maria Mirananda Usmani                                                            ( 1101130053 )
2.       Majid Alfikri                                                                   ( 1101130052 )
3.       Khamil Zul Akbar                                                                       ( 1201130003 )

III.Departemen Pendidikan dan kesehatan
    Koordinator : Moehamad Nazir Zaidan                                       ( 1201140061 )

·         Div.Kemahasiswaan
1.Wuri Supit                                                                            ( 1101140016 )
2.Malcos Mariano Tato                                                                        ( 1101130033 )

·         Divisi Keagamaan.

1. Renaldi  Fitryansha Dariman                                                           ( 1201140014 )
2.. Melly Delima                                                                      ( 1101140018 )

·         Divisi P3K
1.Muhamad Refza                                                                   ( 1101130016 )
2.Orliza Risti Kasana                                                               ( 1101130059 )
3.Abdul Halim                                                                         ( 1101130018 )

IV. Departemen POLHUMHAM
      Kordinator : Agus Erwin                                                 ( 1101140007 )
1.Andes Pratama Mardias                                            ( 1101140033 )
2.Abdul Rasyid                                                                        ( 1101140021 )

V.Komisariat Kelas Malam
    Kordinator : Yesayas Tonubadu                                       ( 1101130166 )
            1.Gabriel Gampur                                                        ( 1101130025 )
            2.Deni Irawan                                                              ( 1201140054

Arahan kerja setiap anggota sudah kami berikan pada awal masa kepengurusan, sehingga setiap Pengurus Harian tinggal menyesuaikan setiap rencana program kerja dan agenda kegiatan di masing-masing Bidang dengan job description tersebut. Arahan kerja yang diberikan disesuaikan dengan tugas dan fungsi BEM yang tertera dalam AD/ART BEM . Bab III pasal 1 dan pasal 2  tentang Fungsi dan Tujuan BEM:

  1. Sebagai wadah komunikasi,kordinasi dan aspirasi mahasiswa FISIP,Civitas Academic UBK
  2. Sarana pembinaan,peningkatan,kesadaran dan cara pandang mahasiswa FISIP UBK dalam berbagai bidang khususnya Sosial-Politik.
  3. Wadah dan sarana dalam pengembangan serta pelaksanaan kegiatan mahasiswa FISIP UBK
  4. Wadah  dan sarana seluruh Mahasiswa FISIP UBK dalam kemampuan berorganisasi,berkepribadian dan bermoral pancasila serta pengabdian kepada masyarakat.

III. REALITA
Kepengurusan BEM FISIP UBK periode 2015/2016 dimulai setelah berakhirnya Musyawarah Besar  tertanggal  10 Februari 2015 lalu hingga pelantikan Pengurus Harian pada tanggal 15 Mei 2015 hingga pada hari ini akan kita melakukan MUBES lagi. Selama kurang lebih satu tahun masa bakti tersebut sudah banyak kegiatan dan agenda yang dilaksanakan oleh BEM FISIP UBK. Pada bab ini akan saya coba ceritakan kegiatan dan agenda yang telah kami lakukan tersebut berdasarkan bulan pelaksanaannya serta anggaran pengeluaran dan pemasukannya sebagai berikut:

1. MUBES.
       a. Kegiatan MUBES
 Kegiatan MUBES ini telah  dilaksanakan pada :
            Hari/Tanggal : Jumat, 10 Februari  2015 lalu
            Tempat              : Aula Ir.Soekarno
                                        Jl.Kimia No 20 – Menteng Jakarta Pusat.
            Waktu   : 10:00-selesai.


b.Estimasi Biaya.
          - Pemasukan :
Ø  Universitas Bung Karno                                             Rp.2.000.000

Total Pemasukan                                                         Rp.2.000.000.-

-Pengeluaran :
1.      Stempel                                                                       Rp. 80.000,-
2.      Print AD/ART                                                            Rp. 84.000,-
3.      Fotocopy                                                                     Rp.408.000,-
4.      Palu Sidang                                                                 Rp.  70.000,-
5.      Banner                                                                         Rp.125.000,-
6.      Pamflet                                                                        Rp.  40.000,-
7.      Snack                                                                          Rp.511.000,-
8.      Aqua                                                                           Rp.  52.000,-
9.      Map                                                                             Rp.  10.000,-
10.  Konsumsi Panitia                                                        Rp.170.000,-
11.  Upah OB                                                                     Rp.  50.000,-
12.  Pemberian KPU                                                          Rp.200.000,-
13.  Print LPJ                                                                     Rp. 20.000,-

JUMLAH                                                                   Rp.1.820.000,-
Dengan demikian Dana yang terpakai untuk  Kegiatan MUBES  Mahasiswa FISIP UBK sebesar “ Satu juta delapn ratus ribu rupiah “  (Belum termasuk kegiatan Pemilu Raya oleh panitia KPU).
Sisa dana sebesar Rp.180.000 guna untuk persiapan pelantikan Pengurus  Harian BEM FISIP UBK. Pada tgl 25 Maret 2015.


2.SEMINAR PRUDENSIAL

a.Kegiatan ini telah dilakukan pada:
            Hari/Tgl           : Rabu,03 Juni 2015
            Waktu             : 09:00-S/d  selesai
            Tempat            : Kampus FISIP UBK Pegangsaan Timur No.17-Cikini
                                       Ruang P.108.
    Dengan Tema “ Persiapan diri menghadapi arus globalisasi dalam dunia kerja”

b.Estimasi Anggaran:
         Pada seminar ini berlangsung selama sehari semua yang bersangkutan dengan anggaran   dibiayai langsung dari Pihak Rektor.Jadi dalam kegiatan ini Panitia tidak menerima sepersenpun selama keberlangsungan kegiatan.


3.PELATIHAN JURNALISTIK TINGKAT  DASAR ( PJTD)
     a.Kegiatan PJTD  ini telah  dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal      : Rabu,09 Desember  2015 lalu
Tempat               : Kampus FISIP UBK Ruang P.108
Jl.Pegangsaan Timur  No.17 Cikini-Menteng
Waktu                : 09:00-selesai.

b.Estimasi Biaya.
- Pemasukan :
Ø  Universitas Bung Karno                                             Rp.1.500.000

Total Pemasukan                                                         Rp.1.500.000.-
-Pengeluaran :
Perincian pemakaian
  1. Pamflet 5 lembar, @ Rp.8000:                                                           Rp.  40.000
  2. Spanduk 1 buah,  @ Rp.90.000:                                                         Rp.  90.000    
  3. Vit water 4 dus, @Rp.22.000:                                                            Rp.  88.000
  4. Nasi box ayam ( pembicara 2 orang ) @Rp 18.000                            Rp.  36.000
  5. Snack 100 Box @Rp 5.000                                                                Rp. 500.000
  6. Nasi padang 15 org @Rp.15.000                                                       Rp. 225.000
  7. Tissue 5 box @Rp. 2000                                                                     Rp.   10.000
  8. Sertifikat 150 lbr x Rp.4.500                                                              Rp. 500.000
  9. Pastel

TOTAL : Rp. 1.489.000

                              JUMLAH:  Rp.1.489.000
Dengan demikian Dana yang terpakai untuk  Kegiatan  Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) BEM FISIP UBK terbilang sebesar “ Satu juta empat ratus delapan puluh sembilan ribu rupiah”

4. SEMINAR BNN
a.Kegiatan ini dinamakan “Seminar Workshop Anti Narkoba Universitas Bung Karno”
Dengan Tema “Generasi Gemilang tanpa Narkoba dan HIV/AIDS” dan seminar ini telah dilaksanakan pada:
Hari, tanggal               : Jumat, 18 Desember 2015
Waktu                         : 08:00-11:20 WIB
Tempat                        : Aula Ir.Soekarno
b.Realisasi Anggaran Dana

Pemasukan Dana
Dana dari Universitas                                                             : Rp. 9.100.000
Total Pemasukan                                                                  : Rp. 9.100.000

Pengeluaran
Perlengkapan                           :
Spanduk (indoor) 6x4m@ Rp. 480.000                     : Rp. 480.000
Sppanduk (outdoor) 4x3@ Rp. 217.000                    : Rp. 217.600
Peralatan Dekorasi                                                      : Rp. 200.000
Plakat Penghargaan@Rp. 200.000 x 2                       : Rp. 400.000 
Print Proposal + Fotocopy                                          : Rp. 44.000               
Konsumsi                    :
            Konsumsi Peserta + Pembicara                                   :  Rp 2.616.000
            Konsumsi Panitia Dekor                                             :  Rp 142.400
            Aqua Gelas + Aqua Botol 600ml                               :  Rp.150.000
Akomdasi                    :
            Transportasi Pemateri@ Rp.500.000 x 2                    :  Rp. 1.000.000         
            Transportasi Moderator                                               :  Rp. 300.000
            Transportasi Panitia Universitas@Rp. 200.000 x 3    :  Rp. 600.000            
            Transportasi Panitia Mahasiswa@Rp. 70.000 x 19    :  Rp. 1.300.000
            Transportasi Panitia Dekor (Cetak Spanduk dll)        :  Rp.  250.000

Total Pengeluaran                                                                 : Rp. 7.700.000

                                                                                                : Rp. 9.100.000
                                                                                                : Rp. 7.700.000 –

Dana Sisa
Dana sisa dari pemasukan diberikan kepada Kabag Kemahasiswaan Bapak Gidion, SH untuk keperluan pengadaan sertifikat. Tanda terima yang diberikan oleh bendahara panitia kepada Kabag Kemahasiswaan disertakan dalam laporan pertanggungjawaban  ini.

5. Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim
a.Tempat dan Waktu Kegiatan
Kegiatan ini telah dilaksanakan pada:
Hari/ Tanggal              : Rabu, 08 Juli 2015
Jam                              : 17.00 WIB – selesai
Tempat                        : Lapangan Parki Kampus Pegangsaan.
                                      Jl. Pegangsaan Timur, No. 17 Menteng, Jakarta Pusat.
Jumlah peserta            : 350 Orang


b. Realisasi Anggaran Dana
Pemasukan Dana
1.      Universitas                                                      : Rp. 2.500.000
2.      Kolektif Mahasiswa
@ Rp. 10.000/ Mahasiswa                              : Rp. 1.403.000          
3.      Penjualan Produk                                            : Rp. 720.000
4.      Indosat                                                                        : Rp. 600.000
5.      Donatur                                                           : Rp. 100.000
Total Pemasukan Dana                                               : Rp. 5.323.000
Pemasukan Makanan
1.      Minaku Seafood                                             : 100 Kotak makanan (Takjilan)
Pengeluaran
Sound Sistem                                                              : Rp. 900.000
Perlengkapan :                                    
: Spanduk Ukuran 3m x 2 m                           : Rp. 110.000
Santunan untuk 50 Anak Yatim
            @ Rp. 50.000/anak                                         : Rp. 2.500.000
Pembelian Bahan Takjilan :    
1.      Gorengan 600 pcs
300 pcs Lontong @Rp.1.000                          :Rp. 300.000
300 pcs Risol @Rp. 1.000                              :Rp. 300.000
2.      Belanja
3 kg Gula Pasir                                                : Rp. 39.000
4 pcs Kantung Plastik                                     : Rp. 9.000
Gelas Pelastik                                                  :Rp. 120.000
Senduk Pelastik                                              : Rp. 24.000
2 kg Gula Pasir                                                : Rp. 25.000
1 pcs Paseo Elegant                                        : Rp. 12.150
2 pcs Teh Sari Melati                                      : Rp. 11.340
Air Panas                                                         : Rp. 15.000
Sewa Perlengkapan Masak                             : Rp. 30.000                                       
3.      Aqua Gelas 2 Dus
@Rp. 19.350                                                   : Rp. 38.000
18 Botol aqua 600 ml
@Rp. 3.000                                                     : Rp. 54.000

4.      Print Proposal dan Beli Amplop
3 Proposal + Jilid                                            : Rp 30.000
60 pcs  Amplop @ Rp.500                             : Rp.30.000
Pengeluaran Lain :
1.      Keamanan                                                       : Rp. 150.000
2.      Kebersihan                                                      : Rp. 100.000
3.      Isi Ulang Tinta Printer                                    : Rp. 50.000
4.      Sewa Pemasak Kolak                                      : Rp. 100.000
5.      Transportasi dan Pulsa Panitia                        : Rp. 100.000
6.      2 Kali Makan Operator Sound sistem             : Rp. 50.000


Jadi total pengeluaran dana Buka Puasa Bersama dan Santunan anak Yatim sebesar Rp.5.323.000.



6.FUTSAL
a.Kegiatan Futsal ini telah dilaksanakan pada:
Tanggal                       : 21 April 2015
Waktu                         : 09.00 – 11.00 & 15.00 – 17.00
Tempat                        : Arena Futsal Kelapa dua Depok
Tempat Pendaftaran    : Aula Kampus STIKIM STIKOM IMA
Jl.Harapan No.50 Lenteng Agung Jakarta Selatan 12610
b.Anggaran :
Dana dari kampus       UBK sebesar                           : Rp. 1.500.000
Pengeluaran:
            Pendaftaran                                                     : Rp.350.000
            Kaostum                                                          : Rp.900.000
            Transportasi                                                     : Rp.150.000
            Aqua 4 dos x @ 25.000                                  : Rp.100.000
Demikian Dana terpakai untuk  kejuaraan futsal  Taruna CUP. Oleh Team Futsal Fisip UBK                                




7.PKKMB

a. Nama dan Tema Kegiatan
Nama kegiatan : Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru ( PKKMB )
Tema Kegiatan : “Membangun Solidaritas Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poltik”

Kegiatan ini telah dilaksanakan pada:
b. Tempat dan Waktu Kegiatan
Hari/ Tanggal              : Jumat, 04 September 2015
Jam                              : 07.00 WIB – selesai
Tempat                        : Lapangan Parki Kampus Pegangsaan.
                                      Jl. Pegangsaan Timur, No. 17 Menteng, Jakarta Pusat.
Jumlah peserta             : 68 Orang
                                     


c. Realisasi Anggaran Dana

-Pemasukan Dana dari Universitas                             : Rp. 2.000.00
-Pengeluaran Dana
Sound Sistem                                                              : Rp. 250.000
Perlengkapan :
            : Print Proposal                                                : Rp. 50.000                           
: Spanduk Ukuran 3m x 2 m                           : Rp. 100.000
: P3K                                                               : Rp. 200.000
: Peralatan Games                                           : Rp. 150.000
: Name Tag Panitia                                          : Rp. 150.000
: Sertifikat Pemateri                                        : Rp. 100.000
: ATK                                                              : Rp. 100.000

Konsumsi :
            : Snak + Minum Pemateri                               : Rp. 100.000
            : Makan Operator Sound                                : Rp. 50.000
            : Makan Panitia Standbay                               : Rp. 100.000

Akomodasi :
            : Transportasi Maba Sakit                               : Rp. 50.000
            : Batrey Mic                                                    : Rp. 100.000
            : Polibag Untuk Sampah                                 : Rp. 50.000
            : Pulsa Panitia                                                  : Rp. 35.000
            : Keamanan                                                     : Rp. 150.000
            : Kebersihan                                                    : Rp. 65.000
            : Transportasi Panitia                                       : Rp. 50.000
            : Isi Ulang Tinta Printer                                  : Rp. 50.000
            : Kertas A4 1 rim                                            : Rp. 50.000

Dokumentasi
            : Memory Card Kamera                                  : Rp. 50.000
Total Pengeluaran                                                     : Rp. 2.000.000.





IV. EVALUASI DAN REKOMENDASI
Berkaca pada kondisi kepengurusan BEM FISIP periode 2015/2016, kami merasakan perlu dilakukan refleksi, evaluasi dan proyeksi lembaga untuk mewujudkan lembaga yang mampu mengayomi seluruh mahasiswa di kampus UBK lebih khususnya Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.  Berikut kami sampaikan beberapa rekomendasi berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan:
  1. Menindaklanjuti rencana pembentukan DPM FISIP UBK yang telah dibahas dalam AD/ART pada MUBES lalu Sudah kami inisiasi dengan memasukkan perwakilan setiap angkatan di dalam  Mahasiswa FISIP Seluruhnya.
  2. Mengadakan peralatan,perlengkapan dan atribut BEM FISIP UBK.dalam hal ini sekertariat yang baru,komputer,bendera dan cirihas BPH BEM FISIP UBK seperti brouss dan lain-lain.
  3. Menjaga dan mengembangkan jaringan BEM FISIP dengan pihak luar, baik itu dengan lembaga di UBK, lembaga di luar Perguruan Tinggi, Perusahaan, institusi maupun lembaga pemerintahan yang pernah melakukan komunikasi dengan BEM FISIP UBK.
  4. Menguatkan komunikasi dan rasa saling memiliki serta empati terhadap Pengurus Harian. Dengan harapan kepengurusan selanjutnya lebih baik dari sebelum-sebelumnya.
  5. Sebisa mungkin mengajukan proposal suatu agenda kegiatan dengan rincian kegiatan dan estimasi biaya terperinci dan sesuai kebutuhan.
  6. Laporan Pertanggungjawaban setiap kegiatan yang telah dilaksanakan harus sesuai dengan deadline yang telah ditentukan. Belajar disiplin dan on-time sejak dini.
  7. Meningkatkan peran social media dalam membangun opini publik, mensosialisasikan kegiatan BEM FISP UBK dan mencari informasi terhangat mengenai isu-isu local hingga nasional. Dewasa ini media menjadi salah satu amunisi kita untuk bergerak, sangat saing sekali kalau kita tidak bisa memanfaatkan itu dengan baik.
  8. Melaksanakan Rapat Besar Koordinasi dengan seluruh pengurus BEM FISIP pada periode tertentu. Kemarin kami hanya melaksanakan 1 kali kesempatan: di awal  kepengurusan. Dan kami merasakan itu sangat kurang sekali sehingga internal kita yang kami rasakan masih melemah di akhir masa kepengurusan.
  9. Kawal dengan baik isu akreditase jurusan Ilmu Komunikasi.
  10. Mulai mengawal isu PILKADA  2017. Jangan sampai ada partai yang masuk ke lingkungan Lembaga Pendidikan dan mengawasi Pejabat kampus atau dosen dan mahasiswa yang terlibat aktif dalam partai Politik karena dikhawatirkan memiliki kepentingan tertentu dan memnfaatkan teman-teman mahasiswa.




V.    UCAPAN TERIMA KASIH

Satu tahun tiga bulan  menjalankan amanah ini, kami bersyukur karena turut dibantu dan dibersamai oleh orang-orang yang sangat luar biasa. Orang-orang yang mendukung keterlaksanakaan dan kesuksesan berbagai macam agenda kegiatan BEM FISIP UBK. Orang-orang yang rela meluangkan waktu, harta, dan tenaga tanpa pamrih. Orang-orang yang memberikan banyak perhatian untuk kami secara individu dan BEM FISIP dengan berbagai macam kritikan-kritikan yang sifatnya konstruktif. Tanpa kalian, kami tidak akan mungkin bisa menjalankan amanah ini dengan baik, karena ‘aku tanpamu, bagai butiran debu’.

Terimakasih. Senyum polos lugu nan menggemaskan kebersamaan kita, ingin sekali rasanya kami tetap bersama kalian semua, untuk ikut melenyapkan kebenaran yang selalu menindas mahasiswa, dengan jutaan rasa kasih sayang seorang kakak kepada adiknya. Salah satu tanggung jawab moral yang makin membesar dari hari ke hari. Tumbuh besarlah adik-adikku. Tumbuhlah menjadi generasi muda yang bangga menjadi anak Indonesia, yang tidak hanya bisa tawa canda saja, tetapi juga mampu menjadi tulang punggung Indonesia untuk meraih kembali kejayaannya di mata dunia!.
Betapa beruntungnya kami karena pernah di dalam satu masa kepengurusan memiliki sahabat-sahabat yang tak pernah mengeluh dan putus asa, mempunyai daya kerja yang penuh tanggungjawab. Ini akan menjadi salah satu pengalaman unik dalam hidup yang akan kami kenang sepanjang usia. 
Kepada sahabat-sahabat yang selama ini selalu mewarnai kebersamaan di BEM FISIP UBK dengan tawa canda yang mungkin tidak akan pernah dapat pada kampus lain, tetapi sahabat-sahabat semua bukan saja gudangnya tawa canda namun gudangnya konsep dan plan-plan di BEM, ide-ide baru dan segar untuk ditereapkan di BEM. Walaupun kadang kalau sifat kekanakan kumat, tapi kalian semua hebat!

Kepada teman-teman aktivis mahasiswa,Terimakasih atas obrolan, diskusi, sharing, dan aksi yang telah kita lakukan bersama. Senang bisa bekerjasama dan bertukar pikiran dengan kalian, orang-orang hebat dari disiplin ilmu yang berbeda. Semoga idealisme kita tidak akan luntur atau lekang oleh waktu. Semoga kita semua masih bisa memberikan kebermanfaatan dan inspirasi di tempat dan ranah yang berbeda.
Kepada ibu Yulyanah.S.Ip.M.Hum  selaku DEKAN FISIP UBK beserta jajarannya baik para kaprodi,dosen-dosen beserta staff TU FISIP UBK yg selalu mendukung melancarkan kegiatan kegiatan BEM FISIP UBK periode 2015/2016

Terakhir, ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada seluruh civitas akademika kampus Universitas Bung Karno dan kawan-kawan mahasiswa yang turut mendukung dan ambil bagian dalam membangun solidaritas di FISIP UBK. Secara perlahan tapi pasti, BEM FISIP UBK sedang berproses untuk menjadi lembaga Unit Kegiatan Mahasiswa  yang bergerak menuju arah yang lebih baik. Dan prestasi ini tidak akan sukses terlaksana tanpa adanya solidaritas yang dimiliki oleh masyarakat FISIP UBK. Baik itu staff pengajar, staff kepengajaran, dan mahasiswanya. Mohon maaf apabila selama mengemban amanah ini belum bisa menjadi sosok pemimpin yang teladan , yang mampu merangkul seluruh elemen dan menampung seluruh aspirasi dan gagasan dari kawan-kawan sekalian. Semoga semua yang telah dilalui bisa diambil manfaatnya. Terimakasih atas partisipasi dan kontribusi yang telah diberikan, semoga Tuhan Yang Maha Esah selalu senantiasa melindungi dan dan selalu bersama kita dimana kita berpijak.

Wasalam………
Ketua BEM FISIP UBK
Periode 2015/2016


BLASIUS MAU BERE
NIM: 1101130004



Disetujui oleh
DEKAN FISIP UBK


YULYANAH S.Ip.M.Hum
 
Copyright © Amau Timor.com. Designed by OddThemes & Distributed by Blogger Templates